5 Pebisnis Indonesia di Daftar Orang Terkaya Versi Forbes 2018
5 Pebisnis Indonesia di Daftar Orang Terkaya Versi Forbes 2018

Forbes merilis daftar baru orang terkaya untuk 2018. Dalam daftar ini terdapat 2.208 miliarder dengan total jumlah kekayaan mereka sebesar USD 9,1 triliun. Angka ini naik 18% dibanding setahun lalu.

Dari jumlah orang tersebut, Forbes menyebut 259 di antaranya merupakan nama baru yang masuk daftar ini. Secara keseluruhan, mereka berasal dari 72 negara. Dari Indonesia, ada 5 nama di posisi tertinggi. Siapa saja mereka?

1. R. Budi Hartono

Bukan nama yang asing di daftar ini, pada 2018 total kekayaannya disebut mencapai USD 17,4 miliar hingga menempatkannya di posisi 69 orang terkaya versi Forbes. Angka kekayaannya itu naik pesat dibandingkan tahun lalu sebesar USD 9 miliar.

Budi merupakan pemilik industri rokok terbesar di Indonesia, Djarum. Dari bisnis itu, investasinya merambah bidang lain, seperti properti, teknologi, serta perbankan, yakni Bank BCA, salah satu bank terbesar di Indonesia. Forbes menyebut Budi memegang lebih dari 25% saham bank tersebut.

Bank central Asia (BCA). (Foto: Reuters/Garry Lotulung) 

2. Michael Hartono

Saudara kandung R. Budi Hartono ini juga termasuk langganan masuk di daftar orang terkaya Forbes. Pada 2018 ini dia berada di posisi 75, dengan total kekayaan USD 16,7 miliar atau naik pesat dari tahun lalu sebesar USD 8,9 miliar.

Bersama Budi, Michael mengelola industri rokok Djarum, yang kini dipimpin putera Budi yakni Victor Hartono. Bisnisnya juga merambah ke properti dan perbankan, yakni Bank BCA.

3. Sri Prakash Lohia

Sri Prakash Lohia. (Foto: dok. Forbes) 

Forbes menempatkan pengusaha polyester berdarah India ini di posisi 228 dalam daftar orang terkaya. Imperium bisnisnya dibangun di bawah bendera Indorama, yang juga merambah bisnis tekstil. Total kekayaannya sebesar USD 7 miliar, naik dari tahun lalu sebesar USD 5,4 miliar.

Produk Indorama seperti polyester, polyethylene, polypropylene merupakan bahan dasar pembuatan benang sintetik dan aneka produk plastik. Sri Pakash juga mengembangkan bisnisnya hingga membangun pabrik di Nigeria. Usaha Indorama sekarang dikelola putera Sri Pakash, yakni Amith Lohia. Sri Pakash sendiri menetap di London.

4. Tahir & keluarga

Tahir (Foto: wikimedia commons) 

Pemilik bisnis di bawah bendera Mayapada Group ini ditempatkan Forbes di posisi 652 dalam daftar orang terkaya dunia. Pengelola bisnis perbankan, rumah sakit, dan real estate ini memiliki kekayaan USD 3,5 miliar, naik dari tahun lalu sebesar USD 2,8 miliar.

Mayapada juga memiliki usaha properti di Singapura. Selain kiprah bisnis, menantu dari pendiri Group Lippo, Mochtar Riady ini, dikenal sebagai penyumbang banyak kegiatan sosial, mulai dari penanganan penyakit, pengungsi, serta mendukung pembiayaan pendidikan.

5. Chairul Tanjung

Chairul Tanjung (Foto: flickr) 

Ini juga bukan kali pertama, pendiri CT Corp masuk ke dalam daftar orang terkaya dunia. Forbes menempatkannya di posisi yang sama dengan Tahir yakni 652. Total kekayaannya USD 3,5 miliar, turun dari tahun lalu sebesar USD 4,6 miliar.

Pria yang biasa disapa CT ini mengelola bisnis televisi, termasuk memegang lisensi CNN dan CNBC. Dia juga mengelola bisnis ritel, perhotelan dan perbankan. Pada Juli 2017, Forbes melaporkan, CT Corp menjual 49% saham di bisnis asuransinya ke Prudential Financial di AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here