Jakarta – Jaksa KPK membeberkan peran Fredrich Yunadi dan dokter Bimanesh Sutarjo dalam merintangi proses hukum perkara korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto atau Setya Novanto.

Fredrich, yang juga mantan pengacara Setya Novanto, bersama Bimanesh diduga merekayasa sakit mantan Ketua DPR RI itu untuk menghindari pemeriksaan penyidik KPK.

Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa KPK di waktu yang berbeda ini, terpapar peran dan siasat keduanya dalam melindungi Setnov.

Jaksa KPK Takdir Suhan mengatakan, Fredrich merupakan aktor utama dalam perkara ini. Sedangkan Bimanesh, setelah pihak KPK mendapatkan bukti, menyatakan turut andil dalam pemufakatan jahat tersebut.

Dalam pemaparannya, jaksa KPK membongkar kepalsuan yang diperankan Setya Novanto saat kecelakaan hingga masuk Rumah Sakit Permata Hijau. Apa saja keganjilan tersebut?

Sebelum Bimanesh tiba di RS Medika Permata Hijau, yakni sekitar pukul 17.30 WIB, Fredrich lebih dahulu mendatangi RS. Fredrich meminta agar dokter Michael Chia Cahaya membuatkan surat pengantar rawat inap Setnov karena kecelakaan.

Padahal, saat itu Setnov tengah berada di dalam Gedung DPR bersama dengan ajudan dan wartawan kontributor Metro TV Hilman Mattauch. Saat Fredrich mendatangi RS Medika, dia tak bertemu dengan Bimanesh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here